Module · 9 menit baca

Odoo Inventory: Mengelola Multi-Gudang Tanpa Pusing

Update 11 May 2026

Stok yang akurat adalah fondasi bisnis dagang & manufaktur. Odoo Inventory adalah salah satu modul terkuat — mendukung warehouse complex dengan lot tracking, multi-step receiving, dan barcode scanning.

Konsep Lokasi & Warehouse

Odoo membedakan:

  • Warehouse — entitas fisik (mis. gudang pusat, gudang cabang).
  • Location — area di dalam warehouse (rak A1, area QC, transit).
  • Virtual location — tempat virtual untuk track stok in-transit, customer, scrap.

Setiap movement (masuk/keluar/transfer) tracked ke location → audit trail lengkap.

Fitur untuk Bisnis Indonesia

  • Lot/Serial tracking untuk produk regulated (obat, makanan, elektronik).
  • FIFO/LIFO/Average costing — pilih sesuai standar akuntansi.
  • Barcode picking dengan scanner standar.
  • Multi-step receiving/delivery — receiving → QC → putaway.
  • Cycle count partial inventory check rutin.
  • Reordering rules dengan min/max + lead time.
  • Drop shipping — vendor ship langsung ke customer.

Setup Multi-Warehouse

  1. Buat warehouse di Inventory → Configuration → Warehouses.
  2. Setup routing antar-warehouse (mis. Pusat → Cabang Jakarta).
  3. Per product, set "Resupply" rule kalau perlu auto-transfer.
  4. Akses user dibatasi per warehouse via security groups.

Reordering yang Cerdas

Daripada manual cek stok, Odoo bisa otomatis create:

  • Purchase Order ke vendor saat min stock tercapai.
  • Manufacturing Order kalau produk diproduksi sendiri.
  • Internal transfer dari gudang pusat.

Rules bisa di-tune per product, per warehouse — fleksibel.

Kesimpulan

Odoo Inventory cocok untuk bisnis dengan complexity warehouse menengah-tinggi. Setup yang baik di awal = inventory yang akurat tanpa drama setiap closing bulan.


Diskusi gratis 30 menit dengan tim kami.

Tinggalkan nomor WhatsApp Anda — kami hubungi balik di hari kerja.

Privasi Anda terjaga. Kami tidak SPAM.